Latest News

Showing posts with label pasukan Belanda. Show all posts
Showing posts with label pasukan Belanda. Show all posts

Tuesday, 26 February 2019

Aksi Polisionil 1 di sekitar Palembang: Pejuang kemerdekaan yang tertangkap Belanda di Palembang, 1947

(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Palembang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Sunday, 24 February 2019

Aksi Polisionil 1 di sekitar Palembang: Pasukan Belanda merebut Palembang, 1947

Seorang tentara Belanda berlari maju, tampak beberapa senapan berserakan (kemungkinan milik para pejuang kemerdekaan)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Tentara Belanda membidik dan berlindung di balik kendaraan lapis baja
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Pasukan Belanda menguasai "Bentengpoort"
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Militer Belanda memakamkan tentaranya yang gugur dalam peperangan di Palembang
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Palembang
Tokoh:
Peristiwa: l.d.a.
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Friday, 22 February 2019

Aksi Polisionil 1 di sekitar Palembang: Konvoi pasukan Belanda di wilayah Palembang, 1947

(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Palembang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Thursday, 14 February 2019

Van Mook dan Jenderal Spoor, 1948

(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: Maret 1948
Tempat: kemungkinan besar di Jakarta
Tokoh: Hubertus Johannes van Mook (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda), Jenderal Simon Hendrik Spoor (Kepala Staf Tentara Belanda di Indonesia)
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan: Tidak banyak dokumen yang menunjukkan tokoh puncak sipil dan militer Belanda di Indonesia semasa perang kemerdekaan ini berbarengan dalam satu foto.

Saturday, 5 January 2019

Beberapa foto dari masa perang kemerdekaan, 1949

10 Januari 1949: Tentara Belanda mengawasi perjalanan kereta api dari Solok ke Sawahlunto
(klik untuk memperbesar | � Harry Steggerda / gahetna)
Karang Dalam, Lahat, 12 Februari 1949: Tentara Belanda membagikan makanan kepada warga setempat.
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
23 Maret 1949: Patroli pasukan Belanda di pesawahan
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Padang, November 1949: Pihak TNI menarik uang sebanyak 630.000 Gulden dan memasukkannya ke kotak susu, sementara seorang perwira Belanda berdiri ikut mengantri di dekatnya.
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Medan, 3 November 1949: Dua perwira Belanda berbicara tentang distribusi makanan dengan penyalur India dan Tionghoa
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Waktu: 1949
Tempat: Lahat, Medan, Padang
Tokoh:
Peristiwa: l.d.a.
Fotografer: Harry Steggerda (foto pertama)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief / Spaarnestad Photo
Catatan:

Monday, 31 December 2018

Beberapa foto dari masa perang kemerdekaan di sekitar Semarang, 1948

Sumowono (Semarang), 24 Maret 1948: Artileri Belanda
(klik untuk memperbesar | � Th. van de Burgt / gahetna)
Tegaron (Semarang), 14 Mei 1948: Siaran propaganda di pedesaan (?)
(klik untuk memperbesar | � Th. van de Burgt / gahetna)
Kopeng (Getasan, Semarang), 31 Agustus 1948: Istri para prajurit TNI di garis demarkasi
(klik untuk memperbesar | � Th. van de Burgt / gahetna)
Dadapayam (Semarang), 31 Agustus 1948: Pasukan Belanda masuk desa
(klik untuk memperbesar | � Th. van de Burgt / gahetna)
Waktu: 1948
Tempat: Semarang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Th. van de Burg
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Sunday, 30 December 2018

Pasukan marinir Belanda dengan tank beratnya memasuki Tanggul, Jember, 1947


(klik untuk memperbesar | � Hugo Wilmar / spaarnestad)

(klik untuk memperbesar | � Hugo Wilmar / spaarnestad)
Waktu: 23 Juli 1947
Tempat: Tanggul (Jember)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Thursday, 27 December 2018

Beberapa foto dari masa perang kemerdekaan, 1947

Topi baja dan senapan yang ditinggalkan TNI
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Probolinggo, 22 Juli 1947: Pos pasukan Belanda di rel kereta
(klik untuk memperbesar | � Hugo Wilmar / spaarnestad)
Palembang, 23 Oktober 1947: Pasukan Belanda dengan latar belakang stasiun radar Jepang
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Poso, Oktober 1947: Kedatangan pasukan Belanda di Poso
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Sumatera, 23 November 1947: pasukan Belanda menurunkan sekelompok pejuang kemerdekaan yang tertawan dari sebuah truk
(klik untuk memperbesar | � Exalto / gahetna)

Waktu: 1947
Tempat: Palembang, Poso, Probolinggo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar (sebagian)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief / Spaarnestad Photo
Catatan:

Tuesday, 25 December 2018

Beberapa foto dari masa perang kemerdekaan, 1946

Pasukan marinir Belanda menyeberangi sungai. Salah satu dari yang sudah di sungai bernama Mendes de L�on yang kemudian pada tanggal 4 Oktober 1946 terkena senjata penyembur api, dan tewas 15 hari setelah itu.
(klik untuk memperbesar | � Hugo Wilmar / spaarnestad)
Cililitan, September 1946: Manuver kesatuan tank ringan Belanda. Kendaraan lapis baja ini diberi nama "Van Dongen" untuk mengenang Kapten KNIL Eduard van Dongen yang tewas dalam pertempuran melawan pasukan Jepang di Ciater, Maret 1942.
(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Padang, 29 November 1946: Seorang anggota TNI mengatur lalu lintas di depan bangunan yang dijadikan markas tentara Inggris
(klik untuk memperbesar | � van Krieken / gahetna)
Kuburan dua tentara Belanda yang tewas di sekitar Surabaya pada tanggal 30 Mei 1946, yaitu C.A. Diephuis dan Van der Elst.
Catatan: Foto dibuat tahun 1947.
(klik untuk memperbesar | � Hugo Wilmar / spaarnestad)

Waktu: 1946
Tempat: Cililitan (Jakarta), Padang, Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: van Krieken / Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief / Spaarnestad Photo
Catatan:

Sunday, 23 December 2018

Friday, 21 December 2018

Pendaratan pasukan NICA di Bali, 1946 (2)

Truk militer Belanda turun dari kapal MS Aleantara meluncur ke tanah Bali
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Para perwira Jepang yang masih berada di Bali bertemu para perwira Belanda di Sanur
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Jasad pemuda yang gugur dalam menolak kedatangan kembali kekuasaan Belanda di Bali
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Jasad-jasad pemuda lain, yang gugur dalam pertempuran melawan kedatangan kembali pasukan Belanda di Bali, dikuburkan secara massal
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Waktu: Maret 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Wednesday, 19 December 2018

Pendaratan pasukan NICA di Bali, 1946 (1)

18 Maret 1946: Kapal MS Aleantara yang membawa pasukan NICA menuju Bali. Tampak di kiri kanan kendaraan militer; sementara di tengah-tengah para tentara Belanda bersuka ria di kolam renang buatan.
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Kapal MS Aleantara menyusuri pantai Sanur untuk mencari tempat yang bisa digunakan untuk berlabuh dan menurunkan pasukan Belanda beserta perlengkapan militernya. Warga lokal tampak berbondong-bondong menonton datangnya kembali orang Belanda ke Bali setelah disapu bersih Jepang di tahun 1942.
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Seorang tentara Belanda, tanpa baju dan berkacak pinggang, mengawasi turunnya pintu rampa MS Aleantara. Di pinggir pantai tampak beberapa prajurit Jepang bersiap menyambut kedatangan kontingen pasukan Belanda; sementara masyarakat Sanur terlihat berkerumun meononton datangnya kembali militer Belanda ke Bali.
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)
Tentara Belanda tanpa baju di atas kapal MS Aleantara sebelum pendaratan.
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: Maret 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Monday, 17 December 2018

Kedatangan kembali kapal dan tentara Belanda di Tanjung Priuk, 1946

Kapal-kapal Belanda yang membawa pasukan NICA berlabuh di Tanjung Priuk
(klik untuk memperbesar | � W.F.J. Pielage / spaarnestad)
Psukan Belanda yang dikirim ke Indonesia untuk berkuasa kembali setelah Jepang mendepak Belanda keluar empat tahun sebelumnya
(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: 1946
Tempat: Tanjung Priuk (Jakarta)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage (foto atas)
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Saturday, 15 December 2018

Tentara Belanda diberangkatkan dari Amsterdam untuk menguasai kembali Indonesia, 1946

(klik untuk memperbesar | � spaarnestad)

Waktu: 29 Oktober 1946
Tempat: Amsterdam
Tokoh:
Peristiwa: Kontingen pasukan Belanda yang siap diberangkatkan ke Indonesia berpose dengan wajah ceria di gerbong kereta bercoretkan Leve Holland (Hidup Belanda), Denk aan Ons (Ingat Kami), Een laatste groet uit Holland (Salam Terakhir dari Belanda), Amsterdam-Batavia, Circus Taats op Tour (Rombongan Sirkus Keliling), Wij Moeten (Kita Harus).
Fotografer: Henk Blansjaar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Konvoi pasukan Belanda di Pasar Usang dalam perjalanan dari Padang menuju Lubuk Alung, 1947

(klik untuk memperbesar | � gahetna)
Waktu: Agustus 1947
Tempat: Pasar Usang (Padang Pariaman)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Tags

Recent Post